Kunyilnet’s Blog

Kesalahan Yang Kocak

Posted on: December 13, 2008

Dipotong kecil-kecil?
Pria memesan tanpa melihat menu: “Mas, soto Mazakar-nya satu!”

Warung Soto Makasar, didengar oleh temannya yang tidak mau membayangkan makanan itu.

Mendingan sekalian aja!
Cewe #1: “Ayo ikut kita, di sana kan nanti ada si pacar gelap loe itu…”
Cewe #2: “Ngga mau ah… Gua malu ketemu dia di tempat rame.”
Cewe #1: “Malu di depan, tapi pamer kemaluan di belakang!”
Cewe #2: “…”

Didengar oleh seseorang yang dalam hati mengamini

Teknik baru interogasi?
Wartawan: “Pak, jadi maksud Bapak, kerusuhan kemarin itu karena campur tangan provokator?”
Petinggi Panik: (menjawab sigap tapi tergagap) “Ah ya itu. Jangan begitulah kesimpulannya. Saya minta anu-nya jangan diobok-obok.”

Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, didengar oleh belasan wartawan yang setengah mati menahan ketawa.

Yaa, maunya juga begitu sih . . .
Teman #1: “Wah, perut lo keras banget tuh!”
Teman #2: “Iya nih! Kenyang!”
Teman #1: “Senggamanya pasti ntar keras . . . (terdiam sejenak) . . . sendawa maksudnya!”


Cut! Kamu terlalu lemes! Lebih semangat!

Asisten Sutradara: “Male talent gue dimana ya? Kita udah mau take nih!”
Hair Stylist Kemayu yang langsung panik: “Sebentar! Lagi gue blow dulu bookk!”
Asisten Sutradara: “Ya udah, cepetan dikeluarin dong! Capcus!”

Didengar oleh seluruh kru produksi yang langsung mengerubuti ruang make-up.
Didengar oleh suami yang langsung bersendawa untuk mencairkan suasana.


Makanya cepet lamar aku dong sayang . . .

Cewek #1: “Eh, emang katanya MLM tuh haram ya?”
Cewek #2: “Ya iya laaah! Kalo belom nikah ya haram!”

Didengar oleh teman yang ingin segera menelpon KUA


Siapa yang mau makan ya?

Partner #1: “Boy, kita bagi-bagi tugas buat nelpon sponsor makanan, gua nelpon I-Crave, lo nelpon Beard’s Papa…”
Partner #2: “Oke, mana nomernya?”
(Partner #2 menunggu nada sambung)
Partner #2: “Halo, selamat siang. Dengan Breast Papa?”

Didengar oleh seseorang yang membayangkan dan langsung mimpi buruk.


Yang pasti bukan mentos.

Cowok #1:
“Kenapa sih dikasih nama Memes?”
Cowok #2: “Ya iyalah, kalo ibunya ngelahirin cowok pasti dinamain Kontos…”

Jakarta Selatan, didengar oleh seseorang yang merasa kasihan kalau cowok #2 punya anak lelaki.


Gede gak?

Cewek #1: (nunjuk jalan di depan) “AWAS TOKET!!”
Cewek #2: “Tokai kali…”

Didengar sekumpulan cowok yang mencari hubungan dua benda itu.


Oh, kirain mau sekalian . . .

Cowok #1: “Eh, kita ke tempat yang ada hotspot-nya ya, cewe gue pengen cek mail nih.”
Cowok #2 yang sedang menyetir: “Okay.”
Beberapa saat kemudian, mobil berhenti di depan sebuah hotel
Cowok #2: “Disini aja ya, bagus tapi murah. Besok mau gue jemput gak?”

Didengar oleh si cowok #1 yang bingung antara mau marah atau mau berterima kasih.

Emangnya eke cowok apaan?!
Pelayan: “Iced lemon tea?
Cowok melambai: “iyah, punya saya mas…”
Setelah meletakan minuman di meja, pelayan beranjak pergi beberapa langkah…
Cowok melambai: “Mas, ‘isepan’nya mana?!” (teriak spontan)

Kafe di jakarta selatan, didengar oleh pengunjung lain yang ingin sekali memberikan tissue ke si pelayan.

Kami takut kalo semangat nanti bapak ngapain kita…
Dosen frustasi melihat mahasiswa tak bersemangat: “Aduh, kalian lemes semua sih, saya jadi lemah syahwat nih!”

Universitas di Depok, didengar oleh para mahasiswa yang serentak bangun dari kantuknya

Pake selang?
Cewe #1: “Menurut paranormal, aku dan suamiku harus ubah posisi saat berhubungan badan dan coba beberapa posisi baru…”
Cewe #2: “Coba elo dan suami loe sama-sama tidur telentang… (jeda sesaat) Atau coba elo dan suami lo posisinya saling membelakangi…”
Cewe #1: “…”
Cewe #3: (Nyeletuk ga sabaran) “Gimana caranya mereka bisa “berhubungan” dan punya anak?”

Didengar oleh seseorang yang ingin menyuruh cewe #2 buruan kimpoi biar tahu.

Walaupun killer, boleh lah…
Ibu Dosen Killer membacakan jawaban ujian: “Tiga enam, D ya anak-anak…”
Mahasiswa Tengil: (Spontan dan keras) “Wew, gede yo!”

Didengar sekelas yang tidak mau membayangkan nasib akademis mahasiswa itu.

Tapi kan bentuknya beda…
Cewe manja: “Beliin aku sepatu itu dong, Yang…”
Cowo sinis: “Ukuran kaki kamu berapa?”
Cewe manja: “36.”
Cowo sinis: “Yakin itu ukuran kaki, bukan ukuran BH kamu?”

Mal di Jakarta, didengar oleh seseorang yang tiba-tiba konsen memperhatikan bentuk tubuh si cewe.


Oh oh, kamu ketahuan…

Cowo Matre: “Percaya deh sayang, aku cinta kamu apa adanya…”
Cewe Tajir: (sinis) “Bukan karena ADA APAnya?”

Didengar oleh seseorang yang ikut merasa tertohok.

Kalo sinyalnya menipis mungkin namanya berubah…
Nyokap: “Ini hape ibu ada G-String-nya ngga?”
Anak: (bengong, berharap salah denger) “Hah?”
Nyokap: “Ini Nokia 3300 ibu ada G-String-nya apa ngga?”
Anak: (masih bengong dan masih berharap salah denger) “G-String?”
Nyokap: “Iya. Itu lho, yang kalo nelepon kita bisa liat muka orang yang teleponan sama kita.”
Anak: “Yaoloh! 3G?”
Nyokap: “Nah itu dia. Emang tadi ibu ngomongnya apa?”

Didengar oleh anak yang sempat takut ibunya mulai bercerita tentang kumbang dan bunga.

Tambah satu kilo, saya lapar…
Pembeli: “Mas, beli paku tembok…”
Penjual: “Berapa?”
Pembeli: “Setengah kilo aja…”
Penjual: “Dibungkus?”
Pembeli: (dengan wajah kesal) “Gak! Makan sini!”

Toko bangunan Bekasi, didengar pelanggan yang ingin menyediakan sambal.

Jauh bener ya?
Office boy baru menyerahkan fotokopian: “Ini bos, sudah”
Art director: “Lha, aslinya mana?”
Office boy baru: “Wonosari, Bos.”


Semua terkontrol deh!

Bos: “Udah belasan kali nih gua bolak-balik sama report lo nggak beres-beres. Yang ini final ya…”
Karyawan: “Tenang aja, yang ini final… dijamin nggak keliru-keliru lagi”
Bos: “Makanya, control di file-nya dibikin yang bener, jangan cuman dibikin pajangan. Kamu tahu kan apa gunanya control?”
Karyawan: “Tahu bos… (pelan) buat kencring kan…”

Didengar karyawan yang langsung sakit perut.

Kebon Jeruk, didengar art director yang langsung ingin membelikan tiket mudik.

Jangan egois ya, kita harus bareng!
Pegawai laki-laki: “Dek, tolong bukain, saya mau masuk”
Pegawai wanita: “Enak aja keluar-masuk-keluar-masuk, boleh masuk, tapi nanti kalau mau keluar bilang-bilang ya… (terdiam dan salah tingkah)… Keluarnya bareng ya… Eh” (tambah salah tingkah)

Perkantoran Gatot Subroto, didengar oleh seruangan yang menunggu dengan tidak sabar kelanjutannya.

Mau di luar atau di kasur!
Cowo #1: “Jadi masalah loe apa?”
Cowo #2: “Gue ga suka ama cara loe!”
Cowo #1: “Ya udah, kalo gitu kita man by man aja sekarang!”

Mall di jakarta barat, didengar teman cowo #1 yang langsung balik kanan pura-pura ga kenal.


Dan rasanya gak manis juga sih…

Pelayan: “Mbak tadi teh manisnya pake es gak?”
Cewek: “Pake mas…”
Cowok melambai: “Kalo gak pake es jadi teh mani dong mas… Hihihi.”

Nasi uduk tenda Ampera, didengar pengunjung lain yang benar-benar malas membayangkan.


Itu belum tentu salah!

Dosen Etika: “Jadi, kalian ada pertanyaan mengenai tema rasa bersalah ini?”
Mahasiswa sering keceplosan: “Begini pak. Seandainya bapak onani…”

Didengar sekelas dengan ledakan tawa

Advertisements

3 Responses to "Kesalahan Yang Kocak"

Huaaahhhhh lucu2 artikel nyaa..

Berbagi dun!hhe

boleh-boleh…open to all kq….

silahkan di dunlot…

tmbah lagi donk humornya..
waakakakakakaak

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

YM raditz raditz_h3r3 YM kunyilnet kunyilnet

Simpananq

%d bloggers like this: